update data update data update data update data

Jurnal

HOME

ILMIAH

PENGABDIAN MASYARAKAT

BERITA SANITAS

Kalender
Juni 2017
MinSenSelRabKamJumSab
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 2930

Pengunjung
Total Visits: There have been 2272 visitors to this websiteThere have been 2272 visitors to this websiteThere have been 2272 visitors to this websiteThere have been 2272 visitors to this website


INFORMASI JURNAL ILMIAH

PENGARUH PENAMBAHAN BERBAGAI BAHAN PENJERNIH TERHADAP MUTU BAKU MINYAK JELANTAH
Author : Marzuki Iskandar, Muntikah, Augustina Hendrorini - Kategori: Ilmiah - Tanggal : 2016-12-01 - Visit : 50


ABSTRAK

Penelitian ini dibagi menjadi 2 tahap penelitian yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama.  Penelitian pendahuluan dimaksudkan untuk mendaptkan bahan penjernih terbaik untuk menjernihkan minyak jelantah.  Penelitian utama adalah penelitian lanjutan setelah uji pendahuluan yaitu menganalisis pengaruh penambahan bahan penjernih terhadap mutu organoleptik dan tingkat kesukaan terhadap minyak jelantah yang dihasilkan.  Organoleptik yang dinilai adalah warna , aroma dan tingkat kejernihan/kekekntalan minyak jelantah. Uji organoleptik melibatkan 30 orang panelis semi terlatih yaitu mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Jakarta II pada jam 14.00. Minyak jelantah yang digunakan adalah minyak jelantah yang dihasilkan dari hasil penyelenggaraan makanan di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia III Jl. Margaguna I Jakarta Selatan. Minyak jelantah yang dihasilkan mempunyai gambaran umum sebagai berikut warna coklat kehitaman, aroma tengik dan agak kental. Hasil analisis statistik non paramaterik Friedman dengan tingkat kemaknaan 95% didapatkan hasil bahwa ada pengaruh penambahan berbagai bahan penjernih terhadap warna, aroma dan kejernihan/kekentalan serta tingkat kesukaan.  Untuk tingkat kesukaan yang paling disukai adalah perlakuan dengan penambahan nasi yang dipadatkan sebayak 50 gram dengan kreteria warna agak jernih kecoklatan, aroma tidak tengik  dan konsistensinya encer. Sedangkan bila mutu secara kimia yaitu dengan menghitung  angka peroksidanya, minyak jelantah yang dihasilkan cenderung meningkat yaitu angka peroksida minyak jelantah control yang belum diberi perlakuan sebesar 8.2529 dan minyak jelantah yang dihasilkan dan paling disukai yaitu perlakuan dengan penambahan nasi angka peroksidanya 9,6550. Minyak jelantah yang sudah diperlakukan dengan penambahan bahan pernjernih hanya merubah dari tampilan secara organoleptik saja tidak memperbaiki mutu secara obyektif yaitu dilihat dari mutu secara kimianya.

 Kata kunci : Bahan Penjernih, Mutu Baku, Minyak Jelantah

 

 

... Kembali Menu       Detail ...  

 

Copyright © 2017 Poltekkes Kemenkes Jakarta II All Rights Reserved