update data update data update data update data

Jurnal

HOME

ILMIAH

PENGABDIAN MASYARAKAT

BERITA SANITAS

Kalender
Juni 2017
MinSenSelRabKamJumSab
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 2930

Pengunjung
Total Visits: There have been 2351 visitors to this websiteThere have been 2351 visitors to this websiteThere have been 2351 visitors to this websiteThere have been 2351 visitors to this website


INFORMASI JURNAL ILMIAH

UJI EFEKTIFITAA)S MINYAK ATSIRI TAHI KOTOK (TAGETES ERECTA L) TERHADAP DAYA BUNUH LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI
Author : Harpolia Cartika, Yusmaniar, Yetri Elisya - Kategori: Ilmiah - Tanggal : 2014-12-01 - Visit : 605


ABSTRAK

 

Demam Dengue (DD) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Vektor penyakit DBD adalah nyamuk Aedes aegypti (Ae. Aegypti). Pengendalian vector yang banyak dilakukan adalah pengendalian secara kimiawi dengan menggunakan insektisida sintetis. Insektisida sintetis ini bekerjanya lebih efektif dan hasilnya dapat dilihat dengan cepat dibandingkan dengan pengendalian biologis maupun fisik tetapi efek samping yang di timbulkan cukup besar. Salah satu upaya untuk menghindari efek samping  bahan obat nyamuk kimia sebagai komponen utama dapat diganti dengan bahan alami yang berasal dari alam salah satunya adalah pemanfaatan minyak atsiri pada tanaman bunga tahi kotok yang digunakan sebagai pengusir dan pembunuh nyamuk.       Variabel terikat dalam penelitian adalah kematian larva nyamuk Ae. Aegypti sementara variable bebas dalam penelitian adalah minyak atsiri bungan tahi kotok dengan berbagai konsentrasi yaitu 4000 ppm, 2000 ppm, 1000 ppm, 500 ppm. Penelitian ini bersifat eksperimen murni menggunakan desain penelitian post test only control group design. Perhitungan jumlah larva yang mati dilakukan 24 jam setelah perlakuan. Larva nyamuk yang digunakan larva instar III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelompok data konsentrasi minyak atsiri bunga tahi kotok berbeda secara signifikan, didapat harga LC 50 minyak atsiri bunga tahi kotok adalah 341 ug/ml. sesuai dengan tujuan akhir penelitian ini didapat dosis minyak atsiri bunga tahi kotok berkhasiat sebagai larvasida Aedes aegypti.

... Kembali Menu       Detail ...  

 

Copyright © 2017 Poltekkes Kemenkes Jakarta II All Rights Reserved