update data update data update data update data

Jurnal

HOME

ILMIAH

PENGABDIAN MASYARAKAT

BERITA SANITAS

Kalender
Juni 2017
MinSenSelRabKamJumSab
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 2627 28 29 30

Pengunjung
Total Visits: There have been 1752 visitors to this websiteThere have been 1752 visitors to this websiteThere have been 1752 visitors to this websiteThere have been 1752 visitors to this website


INFORMASI JURNAL ILMIAH

PENINGKATAN LAJU DISOLUSI GLIKLAZID MELALUI METODE KO-KRISTAL DENGAN NIKOTINAMIDA
Author : Wardiyah, Gloria Murtini, Tati Suprapti - Kategori: Ilmiah - Tanggal : 2014-06-01 - Visit : 489


ABSTRAK

Gliklazid adalah dengan kelarutan rendah dan permeabilitas tinggi (BCS II), kecepatan absorpsi obat ditentukan oleh kecepatan disolusi dalam saluran cerna. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan laju disolusi gliklazid melalui ko-kristalisasi dengan nikotinamida. Metode yang digunakan adalah metode pelarutan (solvent evaporation). Gliklazid murni, kokristal gliklazid-nikotinamida (perbandingan molar 1:0,5, 1:1, 1:2, 1:2,5, 1:3, 1:3,5, 1:4, 1:5, and 1:7)) dan campuran fisik gliklazid-nikotinamida dikarakterisasi dengan analisa termal DSC, spektroskopi infra merah (FTIR), difraksi sinar-X (XRD) dan uji disolusi . Uji disolusi dilakukan dengan metode dayung (apparatus II USP) dengan medium HCl 0,1N pH 1,2. Hasil karakterisasi dengan DSC dan XRD untuk kokristal perbandingan 1:0,5, 1:1, dan 1:2 menunjukkan adanya penurunan puncak endotermik dari gliklazid dan terjadi perubahan derajat kristalinitas. Karakterisasi dengan FTIR tidak menunjukkan adanya interaksi intermolekuler antara gliklazid dengan nikotinamida. Spectrum FTIR dari kokristal dengan perbandingan 1:7 menunjukkan adanya perubahan puncak gugus fungsi C=O dan N-H dari gliklazid. Hasil uji disolusi untuk kokristal perbandingan 1:0,5, 1:3, dan 1:7 serta campuran fisik gliklazid-nikotinamida 1:7 menunjukkan peningkatan laju disolusi dibandingkan gliklazid murni. Laju disolusi terbesar diperoleh dari kokristal gliklazid-nikotinamida 1:7. Hasil analisa f2 menunjukkan tidak adanya kesamaan laju disolusi antara gliklazid murni, kokristal perbandingan 1:0,5, 1:3, dan 1:7 serta campuran fisik gliklazid-nikotinamida 1:7.
... Kembali Menu       Detail ...  

 

Copyright © 2017 Poltekkes Kemenkes Jakarta II All Rights Reserved