update data update data update data update data

Jurnal

HOME

ILMIAH

PENGABDIAN MASYARAKAT

BERITA SANITAS

Kalender
Juni 2017
MinSenSelRabKamJumSab
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 2627 28 29 30

Pengunjung
Total Visits: There have been 1749 visitors to this websiteThere have been 1749 visitors to this websiteThere have been 1749 visitors to this websiteThere have been 1749 visitors to this website


INFORMASI JURNAL ILMIAH

UJI DAYA BAKTERISIDA SABUN TERHADAP KUALITAS ALAT MAKAN
Author : Syarifuddin, Sri Ani, Nanny Harmani*) - Kategori: Ilmiah - Tanggal : 2013-12-01 - Visit : 321


ABSTRAK

Sabun adalah merupakan bahan yang bisa digunakan antara lain untuk mencuci tangan dan mencuci peralatan makan. Tingkat efektifitas mencuci tangan dengan sabun dalam penurunan angka kesakitan Diare mencapai 44 %. Penyakit diare seringkali diasosiasikan dengan keadaan air,padahal hal tersebut bisa juga disebabkan penanganan kotoran manusia seperti tinja dan air kencing yang tidak tepat. Kuman kuman penyakit ini membuat manusia sakit ketika kuman masuk ke dalam mulut melalui tangan yang telah menyentuh tinja, air minum yang terkontaminasi, makanan mentah dan peralatan makan yang tidak dicuci terlebih dahulu. Tujuan penelitian untuk mengetahui daya bakterisida sabun terhadap kualitas alat makan. Sampel sabun cuci sebanyak 6 jenis yang terdiri dari tiga merk berupa sabun cair dan tiga merk berupa sabun colek.  Sampel alat makan diambil dari alat makan yang habis digunakan untuk makan. Penelitian dilakukan di laboratorium secara bakteriologis dengan replikasi 3 kali. Uji yang digunakan adalah uji  secara kualitatif berupa confirmatif  test dan completed tes untuk mengetahui E. coli dan kuantitatif untuk mengetahui  : Total plate Count  ( TPC ) untuk mengetahui jumlah kuman. Daya bakterisida  yang paling bagus diantara sabun A , B , C, D , E ,  dan F  adalah sabun krim A karena dengan konsentrasi terendah yaitu  0,25 % mempunyai daya bakterisida tertinggi dibandingkan dengan sabun lainnya pada konsentrasi yang sama yaitu 0,25 %. Secara keseluruhan semua jenis sabun yang diteliti memberikan kualitas yang memenuhi syarat terhadap alat makan, karena dilihat jumlah kuman rata rata tiap jenis sabun pada tiap tiap konsentrasi tidak ada yang lebih dari 100 koloni/cm2. Berdasarkan Kepmenkes RI No. 715/Menkes/SK/V/2003 tentang persyaratan Hygiene dan Sanitasi Jasa Boga, angka kuman tidak boleh lebih dari 100 koloni/cm2 dan tidak ada E. coli.

Kata kunci :  Bakterisida sabun - jumlah kuman -  Alat makan  

 

... Kembali

 

Copyright © 2017 Poltekkes Kemenkes Jakarta II All Rights Reserved