update data update data update data update data

Jurnal

HOME

ILMIAH

PENGABDIAN MASYARAKAT

BERITA SANITAS

Kalender
Juni 2017
MinSenSelRabKamJumSab
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 2627 28 29 30

Pengunjung
Total Visits: There have been 1781 visitors to this websiteThere have been 1781 visitors to this websiteThere have been 1781 visitors to this websiteThere have been 1781 visitors to this website


INFORMASI JURNAL ILMIAH

UJI EFEK HIPOGLIKEMIK JAMU X TERHADAP MENCIT BETINA SWISS WEBSTER
Author : Sujati Woro Indijah, Wardiyah, Fina Raskitarani*) - Kategori: Ilmiah - Tanggal : 2009-06-01 - Visit : 358


Sujati Woro Indijah1, Wardiyah1, Fina Raskitarani2

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian untuk melihat efek hipoglikemik pada jamu ‘X' (Massoiae, Zingiberis rhizome, Cardamomi fructus, Gunnerae flos) terhadap Mencit Betina Swiss Webster dibanding glibenklamid. Penelitian eksperimental, dengan sampel jamu ‘X' pada dosis 7 g, 14 g dan 21 g, Suspensi tragakan ½ % sebagai kontrol negatif dan suspensi glibenklamid sebagai kontrol positip. Efek hipoglikemik diukur dengan membandingkan glukosa darah puasa terhadap glukosa darah  puasa 2 jam sesudah makan (2 jam pp) terhadap glukosa darah puasa. Hasil penelitian didapat jamu ‘X' terbukti memiliki efek hipoglikemik dengan metode toleransi glukosa. Hasil persen peningkatan glukosa darah dimulai dari yang terbesar adalah kelompok kontrol negatip (124%). Kelompok jamu ‘X' dosis 7 g (122%), dosis 14 g (120%), dosis 21 g (95%), serta terkecil kelompok kontrol positip (70%). Jamu ‘X' dosis 21 g paling kuat memberikan efek hipoglikemik yaitu dengan presentase peningkatan kadar glukosa darah terkecil pada menit ke-180 (postprandial blood sugar) dibandingkan menit ke-0, sebesar 95%. Kekuatan efek hipoglikemik glibenklamid 1,3 kali lebih besar dari pada kekuatan antidiabetik jamu ‘X' dosis 21 g. Penelitian menggunakan hewan diabet yang diinduksi dengan aloksan akan menambah kelengkapan efek hipoglikemik jamu ‘X'.

Kata Kunci : efek hipoglikemik, jamu ‘X', glibenklamid, mencit betina

 
... Kembali Menu       Detail ...  

 

Copyright © 2017 Poltekkes Kemenkes Jakarta II All Rights Reserved