update data update data update data update data

Jurnal

HOME

ILMIAH

PENGABDIAN MASYARAKAT

BERITA SANITAS

Kalender
Juni 2017
MinSenSelRabKamJumSab
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 2930

Pengunjung
Total Visits: There have been 2311 visitors to this websiteThere have been 2311 visitors to this websiteThere have been 2311 visitors to this websiteThere have been 2311 visitors to this website


INFORMASI JURNAL ILMIAH

PENGARUH KEGIATAN KELOMPOK PENDUKUNG ASI TERHADAP PERILAKU IBU-NIFAS DALAM MEMBERI ASI SAJA
Author : Sudarmani Djoko, Pritasari, Sugeng Wiyono*) - Kategori: Ilmiah - Tanggal : 2011-06-01 - Visit : 588


Sudarmani Djoko, Pritasari, Sugeng Wiyono*) 

Abstrak

Pemberian ASI eksklusif bagi bayi merupakan kesepakatan global. Hampir semua ibu Indonesia memberikan ASI, terutama diawal kehidupannya. Pemberian ASI eksklusif belum diikuti sepenuhnya, karena ibu tidak yakin ASI-nya cukup sehingga secara tradisional bayi juga diberi makanan selain ASI. Meningkatnya jumlah ibu bekerja dan promosi susu formula   berakibat rendahnya pemberian ASI eksklusif. Susenas 2007 menunjukkan prevalensi ASI eksklusif hanya 15,4% di perkotaan dan 18%  di pedesaan, dan  pada tahun 2008 24,3%.  Agar pemberian ASI berhasil, WHO-Unicef menganjurkan agar membentuk  pendukung ASI di lingkungannya untuk membantu ibu menyusui. Penelitian dilakukan di Jakarta Selatan. Rancangan penelitian adalah quasi eksperimen. Subyek adalah 30 ibu dari tingkat sosek rendah yang baru melahirkan. Subyek dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok pembanding dalam jumlah sama. Perlakuan adalah memotivasi pemberian ASI eksklusif dan  berhasil  oleh pendukung ASI selama masa nifas. Perilaku menyusui keloMpok perlakuan diamati 10 hari sekali, sementara kelompok pembanding tidak mendapat perlakuan diamati diawal dan akhir penelitian. Pengetahuan ibu nifas tentang menyusui meningkat secara bermakna, sebaliknya motivasi memberi ASI saja menurun. Kegiatan pendukung ASI  berhasil mempengaruhi ibu nifas memberi ASI saja, tetapi dalam 10 hari pertama menurun. Namun demikian aktifitas pendukung ASI dapat meningkatkan prevalensi pemberian  ASI saja menjadi 80%.

Kata kunci : ibu nifas, pendukung ASI, pemberian ASI saja

*)  Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II


... Kembali Menu       Detail ...  

 

Copyright © 2017 Poltekkes Kemenkes Jakarta II All Rights Reserved