update data update data update data update data

Jurnal

HOME

ILMIAH

PENGABDIAN MASYARAKAT

BERITA SANITAS

Kalender
Juni 2017
MinSenSelRabKamJumSab
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 2627 28 29 30

Pengunjung
Total Visits: There have been 1764 visitors to this websiteThere have been 1764 visitors to this websiteThere have been 1764 visitors to this websiteThere have been 1764 visitors to this website


INFORMASI JURNAL ILMIAH

PENGARUH ‘GROUP THERAPHY’ TERHADAP FAKTOR RESIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) PADA PESERTA KLUB JANTUNG SEHAT YADO DI RADIO DALAM, JAKARTA SELATAN
Author : Ida Ruslita, Nur’aini Susilo Rochani dan Trina Astuti *) - Kategori: Ilmiah - Tanggal : 2013-06-01 - Visit : 319


Ida Ruslita, Nur'aini Susilo Rochani dan Trina Astuti 1) 

ABSTRAK 

‘Group Therapy' adalah suatu model intervensi pencegahan Penyakit Jantung Koroner (PJK) bertujuan untuk mengendalikan faktor-faktor resiko PJK dengan memodifikasi pola makan (Lemak, Serat dan Garam), status gizi berdasarkan Indeks Masa Tubuh (IMT) dan Rasio Lingkar Pinggang dan Lingkar Pinggul (RLPP),  tekanan darah, kadar kolesterol darah, latihan fisik dan kebiasaan merokok pada kelompok sasaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh ‘Group Therapy' terhadap perubahan faktor resiko penyakit PJK pada Kulub Jantung Sehat Yado di Radio Dalam Jakarta Selatan. Desain penelitian menggunakan ‘Pre dan Post Quasy Experimental'. Sampel adalah peserta KJS yang berjumlah 31 orang dari KJS Yado di Radio Dalam Jakrta Selatan sebagai Kelompok Perlakuan dan 30 orang dari KJS Kembangan Joglo Jakarta Barat sebagai Kelompok Kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan skor rerata asupan lemak, serat dan garam pada kedua kelompok, akan tetapi penurunan lebih besar pada Kelompok Perlakuan (7,4 vs 2,0, 3.9 vs 2.8 dan 4,5 vs 4). Ada kenaikan rerata  IMT pada Kelompok Perlakuan tetapi terjadi penurunan pada Kelompok Kontrol (naik 0,6 vs  turun 0,3), rerata RLPP dikedua kelompok tidak terjadi perubahan, akan tetapi persentasi sampel  beresiko PJK terbesar pada kelompok Kontrol (71,2 % vs 90 %). Terjadi penurunan rerata tekanan darah baik sistol maupun diastol pada Kelompok Perlakuan, akan tetapi terjadi peningkatan rerata tekanan darah sistol dan diastol pada Kelompok Kontrol (  turun 2,4 vs  naik 0,8 dan turun 3,1 vs naik 4,4). Terjadi penurunan rerata kadar kolesterol darah pada Kelompok Perlakuan dan terjadi kenaikan rerata kadar kolesterol darah pada Kelompok Kontrol ( turun 0,2 vs naik 4,9). Tidak ada perubahan aktivitas fisik di kedua kelompok, juga diketahui bahwa kedua kelompok sampel tidak merokok baik sebelum dan sesudah ‘Group Therapy'. Hasil uji statistik menunjukkan perubahan bermakna  pengaruh ‘Group Therapy' terhadap pola makan lemak pada KJS Yado (p = 0,007), tetapi tidak ada pengaruh pada faktor-faktor resiko PJK lainnya yang diteliti. Disarankan ‘Group Therapy' dilakukan minimal 3 bulan  dengan kegiatan 2 minggu sekali untuk mengurangi resiko PJK .

Kata kunci : Group Therapy, Resiko PJK

 

 

 

... Kembali Menu       Detail ...  

 

Copyright © 2017 Poltekkes Kemenkes Jakarta II All Rights Reserved