update data update data update data update data

Jurnal

HOME

ILMIAH

PENGABDIAN MASYARAKAT

BERITA SANITAS

Kalender
Juni 2017
MinSenSelRabKamJumSab
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 2930

Pengunjung
Total Visits: There have been 2346 visitors to this websiteThere have been 2346 visitors to this websiteThere have been 2346 visitors to this websiteThere have been 2346 visitors to this website


INFORMASI JURNAL ILMIAH

HUBUNGAN FAKTOR RISIKO ERGONOMI DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PENGRAJIN SEPATU
Author : Kuat Prabowo, Wakhyono Budianto, dan Catur Puspawati *) - Kategori: Ilmiah - Tanggal : 2012-12-01 - Visit : 389


Kuat Prabowo, Wakhyono Budianto, dan Catur Puspawati 1)

 

ABSTRAK

Salah satu masalah kesehatan kerja di sektor informal adalah buruknya lingkungan kerja yang berkaitan dengan faktor ergonomi. Nyeri punggung  bawah menjadi masalah kesehatan di hampir semua Negara, dan  hampir bisa dipastikan, 50- 80% orang berusia 20 tahun ke atas pernah mengalami nyeri pinggang atau disebut nyeri pinggang bawah (low back pain) , bahkan umumnya, perempuan usia  60 tahun ke atas lebih sering merasakan sakit pinggang. Berdasarkan observasi pada setiap aktivitas yang dikerjakan oleh karyawan di  Perkampungan Industri Kecil (PIK) di Pulogadung Jakarta Timur , terdapat postur - postur janggal pada saat bekerja antara lain : pinggang tidak bersandar dan memutar, leher memutar, lengan atas memutar, dsb. yang  dapat berisiko menimbulkan keluhan Nyeri Punggung Bawah (low back pain).  Hasil uji statistic menunjukkan adanya hubungan yang bermakna (signifikan) antara karyawan yang mempunyai risiko ergonomic dengan terjadinya keluhan nyeri punggung bawah pada pengrajin (OR=7,56), yang artinya bahwa pengrajin yang beresiko ergonomic mempunyai peluang 7,56 kali lebih besar untuk mengalami keluhan nyeri punggung bawah dibanding pengrajin yang tidak beresiko ergonomic. Perlu dilakukan perubahan desain tempat duduk dan media kerja yang disesuaikan dengan ukuran antropometri pengrajin serta pengaturan kembali shif kerja pada pengrajin.

Kata Kunci :  Risiko Ergonomi, Keluhan Nyeri Punggung Bawah, Pengrajin Sepatu.

1) Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Jakarta II.

... Kembali Menu       Detail ...  

 

Copyright © 2017 Poltekkes Kemenkes Jakarta II All Rights Reserved